Dalam sebuah sesi klinis kepelatihan, seorang Coach Perbasi Surabaya senior menekankan bahwa akurasi tembakan bukan didapatkan dari bakat alami semata, melainkan dari memori otot yang dibangun melalui ribuan pengulangan yang benar. Banyak pemain muda sering kali terburu-buru melakukan tembakan tanpa memperhatikan fondasi gerakan yang stabil. Padahal, konsistensi tembakan 3 angka sangat bergantung pada detail teknis yang sering kali dianggap sepele. Sang pelatih kemudian Ungkap Rahasia mengenai prosedur latihan yang diterapkan pada atlet-atlet binaan Surabaya yang kini banyak berkarir di level nasional, yang mana fokus utamanya adalah pada keseimbangan dan mekanik gerakan.
Terdapat 3 Latihan Dasar yang menjadi pilar utama dalam kurikulum menembak di Surabaya. Latihan pertama adalah Form Shooting atau menembak di depan ring dengan satu tangan tanpa melompat. Latihan ini bertujuan untuk memastikan arah dorongan bola lurus dan pergerakan pergelangan tangan (flick) menghasilkan putaran bola (backspin) yang sempurna. Latihan kedua adalah Balance and Footwork Drill, di mana pemain dilatih untuk mendapatkan posisi kaki yang sejajar dengan bahu secara instan setelah menerima operan. Keseimbangan tubuh saat melakukan catch and shoot adalah kunci agar bola tidak meleset ke kiri atau ke kanan saat dilepaskan.
Latihan ketiga yang tidak kalah penting adalah High Volume Arc Shooting. Latihan ini memaksa pemain untuk melepaskan bola dengan sudut elevasi yang cukup tinggi agar peluang bola masuk ke dalam lingkaran ring menjadi lebih besar secara matematis. Dengan menjalankan ketiga latihan ini secara disiplin, Tembakan 3 Point Kamu akan mengalami peningkatan akurasi yang signifikan. Coach di Surabaya selalu mengingatkan bahwa latihan ini harus dilakukan dalam kondisi lelah untuk mensimulasikan situasi pertandingan yang sesungguhnya. Mentalitas untuk tetap fokus pada teknik saat fisik mulai terkuras adalah pembeda antara penembak biasa dan penembak ulung.
Penerapan latihan yang sistematis ini bertujuan agar performa pemain tetap Akurat meskipun berada di bawah tekanan pertahanan lawan yang ketat. Perbasi Surabaya juga mulai menggunakan bantuan analisis video untuk mengevaluasi setiap derajat kemiringan tangan dan posisi kaki para atletnya. Inovasi teknologi yang dipadukan dengan latihan fundamental yang keras menjadi alasan mengapa Surabaya selalu melahirkan penembak-penembak jitu yang disegani di Indonesia. Pengurus daerah ingin memastikan bahwa setiap talenta yang muncul dari kota ini memiliki dasar fundamental yang kuat sebelum mereka melangkah ke jenjang profesional yang lebih berat.
