Surabaya telah lama dikenal sebagai salah satu kiblat utama bola basket di Indonesia. Kota ini bukan hanya melahirkan klub-klub profesional yang disegani, tetapi juga memiliki budaya basket yang mengakar kuat di setiap sudut kota. Melalui inisiatif bertajuk Surabaya Basketball Hub, kota ini ingin mempertegas posisinya sebagai pusat pengembangan talenta basket nasional. Program ini dirancang untuk menciptakan sebuah titik temu bagi seluruh elemen pecinta olahraga basket, mulai dari pemain amatir, pelatih, hingga para penggemar fanatik. Fokus utamanya adalah memastikan bahwa gairah olahraga ini tidak hanya terpusat pada kompetisi elit saja, melainkan merata hingga ke level akar rumput.
Langkah strategis yang dilakukan oleh Perbasi Surabaya adalah dengan membuka akses seluas-luasnya terhadap fasilitas olahraga. Pengurus menyadari bahwa untuk mencetak prestasi, fondasi pertama yang harus dibenahi adalah kemudahan akses lapangan bagi masyarakat umum. Dengan sistem manajemen lapangan yang lebih terintegrasi, para pemuda di Surabaya kini lebih mudah untuk menemukan tempat berlatih yang layak dan memiliki standar yang baik. Organisasi bertindak sebagai fasilitator yang menjembatani kebutuhan antara pemilik lapangan, klub lokal, dan para pemain individu agar tercipta sebuah ekosistem yang saling mendukung satu sama lain dalam jangka panjang.
Dalam upaya memperluas jangkauan pembinaan, organisasi secara proaktif mulai menyusun agenda untuk ajak komunitas agar terlibat dalam kegiatan resmi. Komunitas-komunitas basket jalanan atau kelompok penghobi yang biasanya bermain secara mandiri kini diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam festival basket atau liga komunitas yang lebih teratur. Hal ini bertujuan untuk mendata potensi-potensi terpendam yang mungkin selama ini tidak terpantau oleh sistem pembinaan formal. Dengan merangkul komunitas, basket tidak lagi dirasakan sebagai olahraga yang eksklusif bagi mereka yang bergabung di klub besar saja, melainkan milik semua orang yang memiliki kecintaan pada bola oranye tersebut.
Salah satu cara efektif untuk menjaga keberlanjutan program ini adalah dengan rutin mengadakan kegiatan di berbagai lapangan basket yang tersebar di wilayah Surabaya. Mulai dari lapangan di pusat kota hingga lapangan di area pemukiman padat penduduk, setiap tempat diberikan jadwal kegiatan yang menarik seperti coaching clinic singkat atau kompetisi 3×3. Ketersediaan lapangan yang aktif digunakan oleh warga menjadi indikator kesehatan olahraga di sebuah kota. Surabaya ingin memastikan bahwa tidak ada lapangan yang terbengkalai, melainkan terus berdenyut dengan suara pantulan bola dan keceriaan para pemain yang sedang mengasah kemampuan fisik maupun teknis mereka setiap hari.
